Sebuah Cerita Tentang Megalitik Oleh: Ary Sulistyo The past was alive. It was not archaeological manifestation which specialist scholars could study and argue about. It was something real which everyone could understand or try to understand, something which was the beginning of their own cultural past… (Glyn Danniel 1963) Kata-kata tersebut diambil dari Glyn Danniel; seorang arkeolog berkebangsaan Inggris dalam buku The Hungry Archaeologist in France. Salah satu artikelnya berjudul The Prehistoric Chamber Tombs of France , ditulisnya pada tahun 1934, ketika ia berada di Desa Carnac, Daerah Morbihan, di selatan pantai Britanny, Perancis. Desa tersebut dikelilingi beribu monumen megalitik seperti menhir dan dolmen. Di barat - laut desa tersebut, terdapat monolit dari batu granit berjumlah 1100 buah. Misteri desa ini dihubungkan dengan Druidisme [1] . Di India, pembangunan megalitik diketahui mulai pada masa awal masehi di daratan tinggi Dekan. Tinggalan mega...